Anak kejang demam, jangan panik, lakukan hal ini sebagai pertolongan pertama

Haiwanita,

Tentu kita akan panik dan bingung, apabila orang yang kita cintai tiba-tiba sakit, kejang atau tidak sadarkan diri terlebih jika itu terjadi pada buah hati. Lantas apa sih yang harus dilakukan pertama kali jika sang buah hati mengalami kejang demam?.

Kejang demam adalah kejang yang terjadi akibat kenaikan suhu tubuh (suhu anus/rektal diatas 38 0 C) yang menyebabkan perubahan fungsi otak karena perubahan potensial listrik serebral yang berlebih, biasanya dialami oleh anak dibawah umur 5 tahun. Kejang demam selain terjadi karena suhu badang yang tinggi juga dapat disebabkan factor lainnya seperti meningitis atau ensefalitis.

Berdasarkan durasi dan sifat kejangnya, maka Nationall Collaborative Perinatal Project membagi kejang demam menjadi kejang demam sederhana dan kompleks. Jika kejang berlangsung kurang dari 15 menit dan tidak berulang selama satu episode demam maka termasuk demam sederhana, namun jika berlangsung lebih lama dari 15 menit baik bersifat fokal/ multiple maka termasuk demam kompleks.  Kejang demam biasanya terjadi pada anak yang diawali dengan demam  tinggi kemudian diikuti oleh serangan kejang klinik/tonik klinik seperti kaku, memutar mata, hingga  tidak merespon dalam beberapa waktu, dan kesulitan bernafas.

Kejang demam pada anak perlu diwaspadai dan dikenali tandanya karena kejang yang berlangsung lama dapat merusak atau menyebabakn kecacatan pada otak bahkan hingga kematian, sehingga penanganan pertama saat sebelum dan saat kejang saat perlu dilakukan untuk menghindari hal tersebut.

Adapun langkah awal yang dapat dilakukan dalam mencegah terjadinya kejang demam pada anak adalah sebagai berikut:

  • memberikan obat penurun panas saat anak panas sehingga suhu tubuh anak kembali turun
  • kompres dengan air biasa atau hangat di dahi, ketiak dan lipatan paha dengan tujuan menurunkan suhu tubuh anak
  •  beri anak banyak minum
  • Jangan selimuti anak dengan pakain tebal atau selimut yang justu akan meningkatkan suhu tubuh dan menghalagi penguapan , kenakan anak pakaian yang tipis.

Namun jika hal diatas sudah dilakukan dan suhu tubuh anak tetap naik hingga terjadi kejang –tidak berhenti selama 5 menit, langsung bawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat.  Adapun prioritas utama yang dilakukan saat anak  mengalami kejang adalah  dengan menjaga jalan nafas agar tetep terbuka, melonggarkan pakaian atau sesuatu yang menekan tubuh misalnya sabuk/dasi, memposisikan anak miring untuk mencegah aspirasi.

Sumber : Deliana, Melda. Tata Laksana Kejang Demam pada Anak. Sari Pediatri, Vol. 4, No. 2, September 2002: 59 – 62

error: Content is protected !!
WhatsApp Tanya Bidan ?