Bagaimana aturan minum Pil kontrasepsi?

Wanita sering kali kurang mengetahui cara penggunaan atau terlambat minum kontrasepsi pil Kb. Pil kb merupakan kontrasepsi mandiri yang dijalani oleh wanita yang menggunakannya dan harus dikonsumsi secara teratur setiap hari. Salah cara menggunakan pil Kb dapat mengurangi efektivitas pil untuk melindungi anda dari kehamilan.

Pil Kb merupakan jenis kontrasepsi yang aman digunakan oleh sebagian besar wanita, kecuali ada alasan medis yang tidak memperbolehkan. Wanita dapat menggunakan pil Kb hingga usia 50 tahun. Pil Kb banyak dipilih karena memiliki beberapa kelebihan dalam penggunaannya, seperti mengurangi gejala PMS (premenstrual syndrome), perdarahan menstruasi lebih teratur, mengurangi jerawat karena hormon.

Cara kerja pil Kb adalah dengan menghentikan pelepasan sel telur dari ovarium setiap bulannya. Sehingga tidak dapat dilakukan pembuahan (hamil). Pil Kb memiliki efektifitas tinggi sebesar 99,7% apabila digunakan sesuai aturan minum. Pil Kb biasanya datang dalam paket 28 hari, tergantung jenis pil. Dalam paket tersebut berisi dua dosis, dimana terdapat dosis hormon untuk 21-24 hari (biasanya pil berwarna putih) dan dosis plasebo/ tidak ada hormon untuk 4-7 hari (biasanya pil berwarna merah). Sebagian besar wanita baik-baik saja ketika menggunakan pil Kb. Berdasar Pharmaceutical Journal of Indonesia (2017) beberapa efek samping yang biasa dirasakan oleh pengguna pil Kb seperti selama bulan pertama sakit kepala, mual,  payudara terasa sakit, menstruasi tidak teratur, pada pil kombinasi ibu bisa mengalami keluhan hiperpigmentasi pada kulit sehingga muncul bintik-bintik cokelat di wajah. Gejala akan mulai menurun ketika sudah tiga bulan penggunaan.

Macam pil Kb:

  • Pil kombinasi (estrogen dan progesteron)
  • Pil progestin only (sering disebut mini pil)
  • Emergensi pil/ kontrasepsi darurat pil

Aturan penggunaan pil Kb atas rekomendasi WHO (2016):

a. Pertama kali menggunakan pil Kb :

  • Perhatikan setiap kemasan pil Kb ditandai dengan petunjuk hari atau tanggal penggunaan. Pil hormon digunakan saat anda tidak menstruasi dan pil plasebo digunakan pada anda saat menstruasi datang.
  • Disarankan memulai paket pil awal ketika hari pertama menstruasi datang. Anda akan lebih terlindungi jika pada hari pertama sudah memulai menggunakan dosis hormon. Gunakan pil hormon selama 7 hari berturut-turut.
  • Jika pada awal menstruasi anda menggunakan pil plasebo maka diperlukan kontrasepsi tambahan seperti kondom untuk melindungi anda dari kehamilan. Kontrasepsi tambahan sebaiknya digunakan hingga anda telah menggunakan pil hormon selama 7 hari berturut-turut.
  • Setelahnya ikuti aturan sesuai petunjuk pada kemasan.

b. Jika anda pada kondisi seperti di bawah ini :

  • Jika anda melewatkan pil atau terlambat minum pil kurang dari 48 jam sejak minum pil terakhir, maka segera minum pil hormon anda setelah ingat ditambah satu dosis hormon pada waktu yang sama. Sehingga total yang anda minum ada dua dosis hormon pada waktu yang sama. Anda tidak memerlukan kontrasepsi tambahan dan lanjutkan minum sesuai jadwal.
  • Jika anda melewatkan pil lebih dari 48 jam sejak minum pil terakhir, maka ambil pil-pil yang telah terlewatkan ditambah pil yang seharusnya anda minum pada hari itu juga. Minum sekaligus pada waktu yang sama. Tetap lanjutkan minum pil sesuai jadwal hingga 7 hari kedepan dan gunakan kontrasepsi tambahan seperti kondom untuk melindungi anda dari kehamilan.
  • Jika anda telah melewatkan tujuh pil hormon, maka segera ambil pil-pil yang telah terlewatkan ditambah pil yang seharusnya anda minum pada hari itu juga. Minum sekaligus pada waktu yang sama. Lanjutkan minum pil sesuai jadwal hingga 7 hari kedepan. Anda tidak diperkenankan menggunakan plasebo hingga tujuh hari kedepan dan gunakan kontrasepsi tambahan seperti kondom untuk melindungi anda dari kehamilan. Catatan meminum banyak dosis hormon dalam satu waktu dapat menyebabkan perdarahan menstruasi yang tidak terduga (di luar siklus). Konsultasikan pada bidan/dokter/penyedia layanan kesehatan agar tetap aman terlindungi dari kehamilan tanpa mengalami perdarahan tidak terduga.
  • Jika anda melewatkan lebih dari satu pil atau terlambat minum lebih dari 24 jam diantara 7 hari pertama awal penggunaan pil Kb, maka anda harus memulai kembali dari awal penggunaan dosis hormon selama 7 hari berturut-turut. Kontrasepsi tambahan sebaiknya digunakan hingga anda telah menyelesaikan tujuh hari awal tersebut. Jika pada kasus tersebut anda telah melakukan hubungan intim tanpa pengaman/ tanpa kontrasepsi tambahan, maka pertimbangkan untuk segera minum emergensi pil (pil kondar/kontrasepsi darurat) untuk melindungi anda dari kehamilan yang tersedia di apotik tanpa resep dokter/bidan.
  • Jika anda mengalami efek samping berupa muntah atau diare setelah meminum pil Kb, maka: apabila muntah atau diare terjadi dalam waktu 2 jam setelah meminum pil maka segera minum pil lagi untuk menggantinya. Sebaiknya minum pil di malam hari untuk mengurangi efek samping mual. Jika muntah atau diare parah lebih dari 24 jam maka ganti terus minum pil setiap muntah atau diare meskipun kondisi tubuh tidak nyaman. Jika muntah atau diare parah yang berlanjut hingga lebih dari 2 hari maka harus mengikuti prosedur untuk pil yang terlewat.

Ada beberapa jenis pil Kb, setiap wanita perlu berkonsultasi dengan bidan/dokter/penyedia layanan kesehatan untuk memutuskan pil mana yang terbaik untuk anda.

BACA JUGA:

Sumber:

  • WHO. 2016. Selected Practice Recommendations for Contraceptive Use. WHO
  • Ayuk L.H., Agustin I.W., Hananditia R.P. & Ratna K.I. 2017. Gambaran Kejadian Efek Samping dan Angka Kunjungan Ulang Akseptor Kontrasepsi Oral kepada Tenaga Kesehatan (Studi Pendahuluan guna pembuatan alat bantu konseling berupa aplikasi komputer “Sukses Ber-KB” di apotek Kota Malang). Pharmaceutical Journal of Indonesia 3(1): 17—23.
  • NSW Ministry of Health. 2015. Fact Sheet: The Combined Oral Contraceptive Pill. Family Planning NSW.
error: Content is protected !!
WhatsApp Tanya Bidan ?