Cara Perawatan Kulit Bayi Terhindar dari Ruam Popok (Diaper rash)

Lapisan kulit bayi (barrier) belum terbentuk sempurna hingga usia satu tahun, yang berarti kulit bayi membutuhkan perlindungan dan perawatan sesuai kebutuhannya.

Kulit bayi dikenal lebih sensitif jika dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Ruam popok secara umum digunakan untuk mendiskripsikan adanya peradangan kulit disekitar penggunaan popok. Kejadian ruam popok sering dialami bayi terkait penggunaan popok atau kurangnya kebersihan di area genital bayi. Selain itu gesekan kulit dengan kulit, popok dengan kulit, alergi, kontak urine dan fases, serta infeksi kuman/ mikroorganisme turut meningkatkan kejadian ruam popok pada bayi.

Gejala yang dialami pada kasus ruam popok adalah timbulnya kemerahan pada kulit atau luka lecet, biasanya di area lipatan paha, bokong, serta area genital. Ruam popok menimbulkan ketidaknyamanan dan kesakitan bayi, sehingga bayi rentan gelisah dan rewel. Berikut cara yang dapat orang tua lakukan untuk melakukan perawatan kulit bayi yang tepat agar terhindar dari ruam popok:

1. Frekuensi ganti popok

Penggunaan popok terus menerus menjadi akar masalah terjadinya ruam popok. Maksimalkan waktu bebas popok ketika di rumah menggunakan popok kain saja.

  • Untuk popok kain ganti setiap basah atau kotor.
  • Penggunaan popok sekali pakai sebaiknya diganti setiap 3-4 jam.
  • Sesuaikan ukuran popok dengan usia bayi, agar popok yang digunakan tidak kebesaran atau kesempitan untuk bayi.

2. Perawatan Kulit Bayi

Photo Essay At The Maternity Of Saint Vincent De Paul Hospital, Lille, France. Washing Of The Newborn Baby. (Photo By BSIP/UIG Via Getty Images)
  • Pembersihan sederhana kulit bayi dari urine dan fases menggunakan kapas dan air hangat cenderung mengurangi iritasi kulit. Hindari menggunakan tisu basah karena permukaannya cenderung lebih kasar daripada kapas.
  • Gunakan krim pelembab khusus bayi dengan bahan hypoallergenic di area penggunaan popok, yang berfungsi sebagai penghalang/ barrier untuk memberi kelembaban ekstra dan meminimalkan gesekan pada kulit.

Periksakan bayi anda jika muncul tanda terjadinya ruam popok di pelayanan kesehatan bersama bidan atau dokter terpercaya Anda.

Baca juga:

Sumber: Anik Rustiyaningsih, Yeni Rustina, Tuti Nuraini. 2018. Faktor Yang Berhubungan Dengan Ruam Popok Pada Bayi Baru Lahir. JPPNI 03(02): 58—67.

error: Content is protected !!
WhatsApp Tanya Bidan ?