Cara tepat dalam memuji anak

Pujian adalah sebuah ungkapan apresiasi dari usaha atau keberhasilan dari anak, Memuji merupakan suatu kemampuan yang harus dikuasai ketika memiliki seorang anak, karena hasil dari setiap ucapan positif kepada anak akan berpengaruh terhadap pembentukan mental dan karakter anak. Maka dari itu kita harus mengetahui cara dan waktu yang tepat dalam memuji anak.

Cara memuji yang tepat adalah :

  1. Buatlah kontak secara fisik, sentuh dengan lembut misalnya pada bagian bahu, mengusap kepala, memeluk, memberikan senyuman yang tulus dapat memberikan dampak yang sama. Bahasa tubuh yang positif dapat berarti lebih dari sekedar kata-kata yang diberikan kepada anak.
  2. Sampaikan pujian dengan tulus dan secara sadar,  lebih spesifik dalam memuji, ketika berbicara tatap mata anak dan senyum dengan tulus untuk menunjukan benar-benar bahagia dan bangga.
  3. Berikan pujian yang mengacu pada personal anak. Terkadang orangtua memberikan pujian kepada anak menggunakan ukuran dirinya sendiri. Sehingga pujian yang dilontarkan akan seperti ini “ mama pikir itu cukup bagus” yang sebenarnya itu mengacu pada standar orangtua bukan standar anak. Untuk itu, pujilah anak sesuai dengan kemampuan nya menuntaskan sesuatu pekerjaan.

Hal yang harus dihindari ketika memuji :

  1. Jangan memuji anak secara berlebihan, terlalu banyak pujian akan memberikan dampak yang buruk, jika memuji anak dalam segala hal maka anak akan selalu mengharapkannya dalam setiap melakukan sesuatu. Selain itu pujian yang dilontarkan setiap saat akan mengurangi keefektifannya. Dampak bagi anak pun akan mengalami kekecewaan jika melakukan sesuatu tanpa dipuji.
  2. Jangan berikan pujian terhadap karakternya. Pastikan pujian diberikan terhadap perilaku atau tindakan. Seperti “ kamu baik atau kamu buruk” anak akan beranggapan bahwa hal ini tidak dapat berubah. Lebih baik mengatakan “apa yang kamu kerjakan itu baik” atau “apa yang kamu kerjakan itu buruk” hal ini akan menjadikan sesuatu yang menjadi pilihan bagi si anak untuk merubahnya.
  3. Jangan membuat pujian menjadi kritikan, seperti “ Bagus menggambar sendiri, tapi warna nya sangat tidak cocok”, orangtua berpikir untuk memperbaiki kesalahan dari anak, namun sesungguhnya hal tersebut menandakan bahwa anak tidak cukup baik melakukan hal tersebut. Akan lebih baik memuji pada keberhasilan anak anda dalam menggambar tanpa dibantu siapapun.

Wah menjadi ilmu baru dalam dunia parenting bukan? Walau terkesan remeh justru memuji memberikan dampak yang sangat besar bagi perkembangan mental anak, Menurut Dockterman dan Blackwell (2014) Setiap pujian dapat menghasilkan cara pandang yang berbeda yakni growth mindset dan fixed mindset dua cara pandang ini memiliki ciri dan karakteristik yang dapat orangtua telaah. Sebelum terlambat yuk kita perbaiki sama-sama dalam hal memuji kepada anak.

References :

  • Blackswell, L., Trzesniewski,K.,Dweck,S.S.2007 Implicit theories of intelligence predict achievement across an adolescent transition: A Longitudinal study and an intervention. Child development.
  • Dockterman, David. Blackswell, Lisa. 2014. Growth mindset in context content and culture matter too. International center for leadership education.
error: Content is protected !!
WhatsApp Tanya Bidan ?