Covid-19 Pada Kehamilan

COVID-19 sedang menjadi pandemi di seluruh dunia, virus ini tidak bisa disepelekan. Karena seseorang yang badanya sehat bisa jadi positif terinfeksi, maka dari itu harus super waspada menghadapi virus COVID-19 atau yang disebut corona.

Banyak yang merasa parno atau was – was untuk keluar rumah, terlebih dalam keadaan hamil karena virus ini tak pandang bulu menyerang siapa saja. Bagaimana sih ciri – ciri ibu hamil yang terkena COVID-19 atau corona?

Gejala penderita COVID-19 pada kehamilan tidak jauh berbeda dengan COVID-19 yang menginfeksi orang tidak hamil, gejala – gejalanya yaitu antara lain :

  1. Demam tapi tidak melebihi 39 derajat celcius, biasanya demam fluktuatif 37,8 – 39 derajat selsius
  2. Batuk
  3. Pusing
  4. Merasa Lemas
  5. Nafas pendek
  6. Pnemonia

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Huijun chen, PhD., et all pada februari 2020, menyakatan covid-19 tidak menular melalui plasenta atau vertical transmission, covid-19 bisa meningkatkan kelahiran prematur dan fetal distress atau gagal janin. Hal ini berdasarkan ibu hamil yang diteliti 4 dari 9 terjadi prematur dan gagal janin. Pada ibu hamil yang menderita corona, persalinannya dianjurkan untuk operasi sesar. Hal ini dilakukan untuk menghindari penularan dari ibu ke bayi.

BACA JUGA :

Kabar baik dari hasil penelitian tersebut adalah setelah melahirkan ibu yang terpapar corona masih bisa menyusui bayinya karena corona tidak menular melalui air susu ibu (ASI).

Oleh karena itu, marilah bekerja sama untuk mencegah semakin meluasnya pandemi corona dengan cara dirumah aja, tidak bepergian keluar rumah kalau tidak diperlukan, dan selalu jaga kebersihan dengan cuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik atau menggunakan hand

Sumber : Penelitiannya dilakukan Huijun chen, PhD., et all

error: Content is protected !!
WhatsApp Tanya Bidan ?