Ibu hamil butuh konsumsi suplemen tambahan

Status gizi ibu tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatannya saja tetapi juga kehamilan dan kesehatan janin hingga lahir.

Nutrisi pranatal adalah kebutuhan nutrisi yang penting untuk semua wanita dalam masa kehamilan yang tidak boleh dilewatkan, mencakup makronutrien dan mikronutrien. Kekurangan cakupan mikronutrien (vitamin dan mineral) selama hamil juga dikaitkan dengan komplikasi kehamilan serta pertumbuhan dan perkembangan janin yang terhambat. Berikut Haiwanita.com akan merangkum suplemen apa saja yang dibutuhkan selama kehamilan berdasar Institute of Medicine dan the National Health and Medical Research Council (NHMRC) of Australia.

1.Asam Folat

asam folat

Asam folat adalah bentuk sintesis dari vitamin B yang terjadi secara alami, bernama folat. Asam folat merupakan bentuk yang digunakan dalam suplemen vitamin dan fortifikasi makanan. Sumber makanan kaya folat adalah roti, sereal, pasta, buah jeruk, sayuran berdaun hijau gelap, kacang-kacangan, dan hati. Selama kehamilan kebutuhan folat meningkat akibat sel-sel yang membelah terlalu cepat untuk pertumbuhan janin. Konsumsi suplemen asam folat sebelum dan selama kehamilan (400-800µg setiap hari) dapat mengurangi risiko cacat tabung saraf pada janin.

2.Zat Besi

Zat Besi

Suplemen zat besi dianjurkan untuk rutin dikonsumsi karena kebutuhan zat besi menjadi dua kali lipat selama kehamilan. Zat besi digunakan tubuh untuk membuat sel darah merah yang akan membawa oksigen ke organ dan jaringan tubuh termasuk memasok oksigen ke janin. Kekurangan zat besi dalam tubuh menyebabkan anemia yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kelahiran prematur dan berat badan bayi lahir rendah. Kebutuhan harian selama kehamilan direkomendasikan zat besi mengandung 27mg dalam bentuk suplemen. Makanan yang kaya sumber zat besi yaitu daging merah, ikan, dan telur. Mengonsumsi suplemen zat besi sangat penting untuk kehamilan walaupun akan ada efek samping seperti sakit perut, sembelit, mual, dan muntah. Hal tersebut adalah efek umum dan sering terjadi, yang terkadang menyebabkan ibu hamil menjadi tidak patuh mengonsumsi suplemen zat besi. Pemberian suplemen vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi lebih baik, sedangkan konsumsi teh dan susu dapat menghambat penyerapan zat besi. Sebaiknya konsumsi zat besi saat malam hari untuk mengindari efek mual dan muntah. Semua Ibu hamil harus diperiksa kadar hemoglobinnya pada pemeriksaan kehamilan pertama dan diulang pada usia kehamilan 28 minggu untuk pemeriksaan anemia. Wanita dengan defisiensi zat besi dimana kadar feritin <15µg/L dapat ditingkatkan dari kadar hemoglobinnya 2g/dL dengan konsumsi rutin harian selama satu bulan 60-120mg suplemen zat besi.

3.Vitamin D

Vitamin D

Vitamin D bekerja dengan kalsium untuk membantu membangun tulang dan gigi bayi. Kekurangan vitamin D sering terjadi selama kehamilan, terutama pada ibu yang tinggal di iklim dingin dan memiliki pola makan vegetarian. Ibu hamil membutuhkan 600IU vitamin D setiap hari. Suplemen vitamin D yang banyak dijual memiliki kandungan 400IU per tablet, ibu dapat memenuhi kebutuhan vitamin D dengan tambahan sumber makanan lain seperti susu, sereal, salmon, kuning telur, dan paparan sinar matahari. Kekurangan vitamin D sering dikaitkan dengan preeklamsi, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah.

4. Kalsium

Kalsium

Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi kalsium >1000mg setiap hari untuk memenuhi peningkatan kebutuhan kalsium janin. Produk susu, seperti keju dan yogurt adalah sumber kalsium terbaik. Ibu hamil juga bisa mendapatkan kalsium dari suplemen, jika kesulitan mencerna produk susu, jenis makanan lain seperti brokoli, jus jeruk, ikan sarden, dan ikan teri juga kaya akan kalsium.

Pada kehamilan multipel, tingkat anemia defisinesi besi menjadi 2,4—4 kali lipat dan anemia defisiensi folat menjadi 8 kali lipat dibanding kehamilan tunggal. Suplemen harian asam folat 1mg dianjurkan untuk kehamilan multipel. Beberapa ahli juga merekomendasikan 1000IU vitamin D dan 2000—2500mg kalsium setiap hari

BACA JUGA :

Setiap konseling gizi untuk ibu hamil akan berbeda satu sama lain. Pertimbangan status sosial-ekonomi, ras-etnis, budaya pilihan makanan, indeks masa tubuh akan disesuaikan. Ahli gizi akan membantu memfasilitasi konseling dan intervensi diet yang akan dijalani.

Sebaiknya sebelum mengonsumsi suplemen, ibu hamil konsultasi terlebih dahulu dengan bidan atau dokter kandungan agar dosis suplemen sesuai dengan kebutuhan ibu hamil. Segera periksakan kehamilan disaat mendapatkan nilai positif di tes kehamilan anda agar pemenuhan makronutrien dan mikronutrien selama hamil tetap terpenuhi.

Sumber:

  • https://www.acog.org/-/media/Womens-Health/nutrition-in-pregnancy.pdf, diakses 9 Juni 2019.
  • Michelle AK & Priya R. 2016. Nutrition Recommendations in Pregnancy and Lactation. Med Clin North Am. Author manuscript 100(6): 1199—1215.
  • Rebecca LW., Jason AG., Dale M., Tina BM. & Claire TR. 2018. Vitamin and mineral supplementation in pregnancy: evidence to practice. Journal of Pharmacy Practice and Research Review 48: 186—192.

error: Content is protected !!
WhatsApp Tanya Bidan ?