Kelas Singkat : Ini Fakta Penyakit Chlamydia!

Infeksi menular seksual adalah bagian dari pendidikan kesehatan seksual. IMS bisa menimpa siapa saja, dan tidak hanya cerminan dari praktik seksual yang tidak sehat namun juga merupakan cerminan dari pendidikan seks yang buruk. Sekitar 50% pada seseorang yang aktif secara seksual setidaknya memiliki minimal satu pengalaman IMS. Manajemen risiko dan cara mengelola IMS harus diajarkan sedini mungkin sejak remaja.

Klamidia adalah infeksi menular seksual akibat bakteri Chlamydia trachomatis dapat menular dari kontak genital atau oral. Diperkirakan 1 dari 20 wanita muda yang aktif secara seksual berusia 14-24 tahun menderita klamidia, dan akan terjadi pengulangan jika tidak diobati.

Penyebaran klamidia paling umum terjadi dari kontak dengan pasangan seks yang terinfeksi. Banyak yang tidak tahu bahwa pasangan sedang terinfeksi karena penderita klamidia umumnya tidak memiliki gejala yang terlihat kasat mata. Kontak penularan yang dimaksud bisa berupa seks genital atau seks oral yang tidak diproteksi kondom, penggunaan sex toys bergantian dan tidak dicover kondom, kontak skin-to-skin, kontak cairan semen atau vagina.

BACA JUGA : Kepuasan Seksual Demi Keharmonisan Rumah Tangga

Gejala wanita yang terinfeksi klamidia berupa: keputihan vagina yang abnormal, terasa sakit seperti terbakar ketika kencing, nyeri perut bagian bawah, terjadi perdarahan diluar siklus menstruasi. Sejumlah besar kasus tidak dilaporkan karena kebanyakan orang dengan klamidia tidak menunjukkan gejala atau memiliki gejala dari ringan-sedang.

Untungnya, klamidia memiliki rangkaian pengobatan yang sangat sederhana dan efektif dengan antibiotik, yang berarti infeksinya dapat disembuhkan. Namun klamidia yang tidak diobati bisa membawa ke masalah kesehatan yang lebih serius. Penyebaran infeksi bakteri hingga ke uterus dan tuba falopii menyebabkan pelvic inflamantory disease (PID), infertility, kehamilan ektopik. Pada ibu hamil dengan infeksi klamidia menyebabkan infeksi mata, pneumonia, dan masalah kesehatan lain pada bayinya.

Semua orang harus memiliki bertanggung jawab terhadap kesehatan seksual pada dirinya, serta melakukan tindakan pencegahan/ perlindungan untuk mengurangi pajanan dan penularan IMS kepada orang lain dan transparan tentang status kesehatan reproduksi dan seksualnya.

Sumber:

error: Content is protected !!
Tanya Bidan
Hai Wanita, Yuk tanya ke Bidan Kami
Hai Moms, Sudahkah mengikuti instagram kami di @haiwanitacom dan sering membaca artikel kesehatan di www.haiwanita.com ? Jika ada yang ingin ditanyakan klik tanya bidan yaa tidak usah sungkan mumpung sekarang fitur ini masih GRATIS.