Perencanaan yang matang dengan pasangan memang harus didiskusikan jauh hari sebelum menjelang pernikahan dimulai dari perencanaan kehamilan,penundaan kehamilan, jumlah anak, jarak anak, metode kontrasepsi dan lain seterusnya.

Kontrasepsi merupakan suatu hal yang penting didiskusikan bersama pasangan, kontrasepsi merupakan cara yang bertujuan untuk menunda, menjarangkan, dan menghentikan kehamilan. Setiap metode kontrasepsi memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing, kontrasepsi pun disesuaikan dengan kondisi kesehatan tubuh itu sendiri termasuk ketika setelah melahirkan yang seorang ibu baru bertugas menyusui bayi nya, tentu ASI ada karena kerja hormone proklatin dan hormone pendukung lainnya. Ada beberapa metode kontrasepsi yang cocok di gunakan untuk ibu menyusui yakni sebagai berikut :

1. Kontrasepsi Metode Amenorhea Laktasi (MAL)

MAL adalah kontrasepsi yang mengandalkan pemberian ASI secara eksklusif tanpa diberikan makanan atau minuman tambahan apapun, MAL efektif selama 6 bulan,syarat MAL :

  • Menyusui secara penuh ( full breast feeding) efektif jika pemberian ASI ≥8x sehari.
  • Belum menstruasi
  • Umur bayi kurang dari 6 bulan

Keuntungan dari MAL :

  • Efektifitas sangat tinggi hingga 98% pada 6 bulan pasca bersalin
  • Segera efektif
  • Tidak mengganggu senggama
  • Tidak ada efek samping
  • Tidak perlu pengawasan medis

2. Suntik KB progestin

Kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kandungan progesterone tidak mempengaruhi atau menghambat produksi ASI sehingga aman untuk ibu menyusui.

Keuntungan kontrasepsi suntik 3 bulan :

  • Sangat efektif dengan 0,3 kehamilan per 100 perempuan/tahun
  • Tidak mengganggu senggama
  • Tidak mengandung estrogen sehingga tidak berdampak serius terhadap penyakit jantung, dan gangguan pembekuan darah.
  • Menurunkan kejadian penyakit jinak payudara.
  • Mencegah beberapa penyebab penyakit radang panggul

Yang tidak boleh menggunakan kontrasepsi suntikan progestin :

  • Hamil atau dicurigai hamil (resiko cacat pada janin 7 per 100.000 kelahiran)
  • Perdarahan pervaginam yang belum jelas penyebabnya
  • Tidak dapat menerima terjadinya gangguan menstruasi, terutama amenorrhea
  • Menderita kanker payudara atau riwayat kanker payudara
  • Diabetes mellitus disertai komplikasi

3. Kontrasepsi IUD (spiral)

Kontrasepsi IUD atau Intra Uterine Device sangat efektif 0,5-1 kehamilan per 100 perempuan/tahun. Penggunaan IUD dapat langsung dipasang setelah melahirkan atau setelah selesai masa nifas. Bias digunakan hingga 5-8 tahun

Keuntungan IUD :

  • Efektif dengan proteksi jangka panjang
  • Tidak mengganggu senggama
  • Tidak berpengaruh terhadap ASI
  • Efek samping sangat kecil
  • Kesuburan cepat kembali setelah IUD diangkat
  • Memiliki efek sistemik yang sangat kecil
  • Digunakan untuk jangka panjang

BACA JUGA :

Yang tidak boleh menggunakan IUD :

  • Hamil atau diduga hamil
  • Perdarahan pervaginam yang belumjelas penyebabnya
  • Menderita vaginitis, salpingitis, endometritis
  • Menderita penyakit radang panggul, atau pasca keguguran septik.
  • Kelainan kongenital Rahim
  • Miom Submukosum
  • Rahim yang sulit digerakan
  • Riwayat kehamilan ektopik
  • Menderita penyakit TBC panggul
  • Kanker genitalia

4. Kontrasepsi Pil Progestin (minipil)

Kontrasepsi ini bisa menjadi pilihan saat menyusui, namun tingkat efektifitas kontrasepsi ini bergantung pada kepatuhan konsumsi mini pil.

Keuntungan kontrasepsi minipil :

  • Efektivitas 98,5%
  • Kesuburan cepat kembali
  • Nyaman dan mudah digunakan
  • Dapat dihentikan setiap saat
  • Sedikit efek samping
  • Tidak mempengaruhi ASI

Yang tidak boleh menggunakan minipil:

  • Hamil atau diduga hamil
  • Perdarahan pervaginam yang belum jelas penyebabnya
  • Menggunakan obat TBC/epilepsi (rifampisin/barbiturate)
  • Kanker payudara atau riwayat kanker payudara
  • Sering lupa menggunakan pil
  • Mioma uteri, karena progestin dapat memicu pertumbuhan mioma uteri
  • Riwayat stroke, karena progestin dapat menyebabkan spasme pembuluh darah

5. Implant progestin

Implant merupakan kontrasepsi yang ditanam dibawah kulit yang umum terjadi dipasang di lengan dalam tangan non dominan, dapat digunakan hingga 3 tahun.

Keuntungan implant progestin :

  • Efektivitas hingga 0,2-1 per 100 perempuan/tahun
  • Tidak mengganggu senggama
  • Digunakan untuk jangka panjang
  • Tidak perlu menggunakan pemeriksaan dalam
  • Tidak mengganggu ASI
  • Klien hanya perlu kembali ke faskes ketika mengalami keluhan
  • Dapat dicabut setiap saat sesuai dengan kebutuhan

6. Kondom

Kondom merupakan kontrasepsi yang cukup efektif, dan satu-satunya kontrasepsi yang dapat mencegah terjadinya penularan penyakit seksual. Kondom dapat digunakan untuk kontrasepsi sementara sambil memilih metode lain.

Beberapa metode kontrasepsi di atas cocok sebagai pilihan pasca melahirkan, Metode yang popular digunakan dimasyarakat adalah pil dan suntik, sedangkan metode yang minim keluhan adalah IUD dibandingkan pil, suntikan dan implant. (Kemenkes RI, 2012)

Setelah mengetahui penjelasan beberapa metode kontrasepsi, sekarang tinggal didiskusikan bersama pasangan ya Moms, atau jika ingin mengetahui lebih segera konsultasikan ke dokter, fasilitas kesehatan, bidan didekat area rumah , atau bidan online di Haiwanita Moms.

Sumber : Bidan Anne

error: Content is protected !!
WhatsApp Tanya Bidan ?