Metode yang dipakai selama persalinan agar dapat mengurangi hinga menghilangkan rasa nyeri  adalah sebagai berikut :

1. Massage Rubbing Punggung

Pemijatan diarea punggung terbukti dapat meminimalkan nyeri selama persalinan. teori gate control yaitu suatu mekanisme gate (pintu gerbang) dalam transmisi impuls nyeri. Ketika gate tertutup, maka transmisi impuls nyeri tertutup dan tidak sampai pada pusat kesadaran dikorteks jika gate terbuka akan menimbulkan nyeri. Transmisi impuls nyeri dapat melalui aktifitas serat saraf besar dan kecil, proyeksi pada batang otak sistem retikular dan proyeksi dari kortek serebal serta thalamus dengan memberikan effleurage, rubbing, dan back pressure dapat menghambat impuls nyeri melalui aktifitas serat besar dan serat kecil yang kemudian menutup pintu gerbang terhadap rasa nyeri persalinan.

2. Hypnobirthing

Hypnobirthing bertujuan agar ibu dapat melahirkan dengan nyaman, cepat, dan lancar dan menghilangkan rasa sakit saat melahirkan tanpa bantuan obat bius apapun. Metode ini juga lebih menekankan kelahiran dengan cara positif, lembut, aman, dan mudah (Kuswandi, Aprillia, 2010).

hypnobirthing memiliki pengaruh yang signifikan dengan tingkat nyeri dan kemajuan persalinan pada ibu bersalin (Astuti, 2015)

3. Water Birth

Water birth adalah sebuah proses persalinan yang dilakukan dengan cara persalinan menggunakan sebuah kolam berukuran sedang yang sering digunakan untuk mengurangi rasa nyeri pada persalinan. Sebagian besar dilakukan di Eropa, namun, metode ini masih prokontra terkait keamanannya untuk ibu dan bayi. Metode water birth ini dipercaya mampu meminimalkan trauma selama persalinan.

4. Akupunktur dan Akupresur

Pemilihan metode tradisional seperti akupresur mampu mengurangi nyeri persalinan yang dilakukan di beberapa titik. Akupresur adalah metode akupuntur tanpa jarum yang berasal dari pengobatan tradisional China. Metode akupresur menggunakan tangan untuk memijat bagian-bagian tubuh tertentu pada titik-titik akupuntur. Titik-titik yang berhubungan dengan persalinan adalah SP6 dan LI4. Akupresur dapat memudahkan proses persalinan karena meningkatkan efektivitas kontraksi pada uterus. Akupresur juga membantu memproduksi hormon endorpine yang berfungsi mengurangi rasa sakit. Metode ini tidak memiliki efek samping atau kerugian pada pasien dan dapat dilakukan oleh bidan, perawat maupun suami selama persalinan (Rahmawati, 2016).

BACA JUGA :

 5. Senam Yopphyita Materna

Senam Yophytta mengombinasikan gerakan-gerakan yoga, hipnoterapi, pilates dan taichi efektif untuk menjaga kondisi fisik dan emosional ibu hamil.

senam tersebut terbukti mampu mempertahankan kemampuan ibu hamil untuk berpikir lebih positif, tidak stres, menjaga emosi lebih stabil, mengurangi mual di pagi hari dan gejala-gejala kekhawatiran masa kehamilan dan persalinan

6. Pendampingan Persalinan

Pendampingan persalinan dapat dilakukan oleh suami atau orang tercinta atau bisa juga dengan menggunakan jasa Doula, Seorang doula telah terlatih untuk mampu membuat ibu hamil lebih mudah dan nyaman menjalani persalinan, sehingga nyeri yang dirasakan juga dapat berkurang. Dengan bantuan doula, proses persalinan Anda dapat berjalan lebih cepat dan nyaman.

7. Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS)

        TENS merupakan alat kecil yang dapat mempengaruhi sistem saraf nyeri pada tubuh dengan mengalirkan impuls listrik kecil pada elektroda yang di tempel pada kulit atau bagian tubuh yang nyeri. Impuls listrik ini membanjiri sistem saraf, mengurangi kemampuannya untuk mengirimkan sinyal rasa sakit ke sumsum tulang belakang dan otak. Impuls listrik yang sama juga merangsang tubuh untuk menghasilkan penghilang rasa sakit alami yang disebut endorfin.

8. Kompres (Terapi Temperatur)

Kompres hangat di area punggung sebagai titik pusat nyeri dapat mengurangi nyeri yang dirasakan ibu selama persalinan. Suhu hangat dapat memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah dan suplai oksigen dapat lebih mudah mencapai daerah yang sakit. Hal ini akan membantu relaksasi dari otot dan mengurangi nyeri.

9. Teknik Relaksasi Bernafas

Pengaturan nafas selama persalinan terbukti mampu mengurangi rasa nyeri terutama di kala 1 fase aktif. Teknik relaksasi yang sederhana terdiri atas napas abdomen dengan frekuensi yang lambat dan berirama, relaksasi napfas dapat merangsang produksi endorphin yang berfungsi untuk menghambat transmisi impuls nyeri ke otak dan dapat menurunkan sensasi terhadap nyeri yang  akhirnya menyebabkan intensitas nyeri yang dialami berkurang.

10. Musik

Terapi musik yang disukai ibu dipercaya dapat membuat ibu nyaman dan rileks sehingga mampu meminimalkan rasa nyeri yang dialami. Selain itu music dapat mengurangi kecemasan dan stress pada ibu. Sehingga Musik menjadi metode layanan yang dapat dilakukan ketika melahirkan.

Metode di atas dapat menjadi pilihan Moms dalam menghadapi persalinan ya, agar tercipat persalinan yang nyaman, indah dan moment yang tidak terlupakan.

Sumber :

  • Rahmawati.,Dkk. Efektivitas Akupresure Selama Persalinan. Jurnal Ilmiah Bidan. Vol 1,No 2. 2016. Bandung.
  • Astuti,dkk. Pengaruh Hypnobirthing Terhadap Tingkat Nyeri Dan Kemajuan Persalinan Pada Ibu Bersalin Di Bpm Kota Cimahi. The Southeast Asian Journal of Midwifery Vol. 1, No.1, Oktober 2015: 43-47.
error: Content is protected !!
WhatsApp Tanya Bidan ?