Mencegah Gigitan Nyamuk yang Aman untuk Bayi/ Anak

Ada banyak sekali trik mencegah gigitan nyamuk seperti penggunaan bawang putih, lilin, hingga perangkap nyamuk elektrik, meski terdengar bagus namun kurang efektif untuk mencegah gigitan nyamuk langsung pada kulit.

Gigitan nyamuk bisa sangat menyakitkan bagi bayi. Beberapa bayi bisa mengalami pembengkakan parah bahkan memar di area gigitan. Pada anak kecil, mereka bisa menggaruk secara berlebihan karena rasa gatal sehingga justru menimbulkan infeksi kulit.

Obat anti nyamuk merupakan pilihan orang tua yang paling sering digunakan untuk menghindari gigitan nyamuk si kecil. Obat anti nyamuk ada yang berbentuk spray, krim, elektrik. Bagaimana cara aman memberikan obat anti nyamuk untuk si kecil?

  • Untuk bayi dibawah usia 2 bulan, gunakan selambu untuk mencegah gigitan nyamuk/ serangga. Kenakan bayi dengan pakaian tertutup, celana panjang, kaos kaki, dan topi. Pastikan bahan pakaian yang digunakan tidak panas untuk bayi.
  • Hindari penggunaan obat anti nyamuk oles/ spray di sekitar area mata, mulut, dan pergelangan tangan dan jari bayi. Pemberian obat tersebut wajib pengawasan orang tua.
  • Hindari penggunaan obat anti nyamuk  pada area kulit yang terluka, tergores, atau kulit kering.
  • Pilih bahan natural. Teruji klinis aman untuk bayi dan non-allergenic.
  • Hindari obat anti nyamuk bakar karena proses pembakarannya menimbulkan asap yang dapat mengganggu sirkulasi pernapasan bayi/ anak.

Beberapa produk anti nyamuk dapat menimbulkan iritasi kulit. Jika bayi/ anak anda timbul reaksi gatal, kulit kemerahan, terasa sakit, kesulitan bernapas atau secara tidak sengaja mengenai mata atau mulut segera cuci dengan air bersih dan periksakan ke pelayanan kesehatan terdekat untuk menerima bantuan medis.

Baca juga:

error: Content is protected !!
WhatsApp Tanya Bidan ?