Penanganan Pertama Jika Terkena Gas Air Mata

Unjuk rasa atau demonstrasi yang telah dilakukan sejumlah mahasiswa di gedung DPR pekan ini menyisakan luka dan bentuk kekecewaan terhadap peraturan RUU KUHP dan RUU KPK terbaru. Bahkan sempat terjadi bentrok antara mahasiswa dengan aparat pengaman wilayah setempat. Untuk membubarkan perlawanan yang dikira mengarah anarki membuat aparat tak segan untuk menembakkan gas air mata ke arah para demonstran. Pada akhirnya gas air mata yang disemprotkan membuat orang yang terkena merasakan sakit dan menimbulkan iritasi secara langsung.

Gas air mata terbuat dari gas CS, CN, CR, bromoaseton, dan semprotan merica. Apabila bahan kimia tersebut disemprotkan secara langsung dalam jarak dekat menyebabkan iritasi mata dan sistem pernapasan. Gejala awal yang dirasakan adalah mata pedih, hidung beringus, dan batuk. Iritasi akan semakin memberat apabila disertai mata terasa terbakar, kemerahan, napas terasa sakit dan sesak. Kulit yang terpapar dapat menjadi luka dan ruam.

Penanganan awal yang harus dilakukan ketika terkena gas air mata antara lain :

  • Segera menjauh dari area tersebut
  • Tutup mata dan hidung
  • Lepas pakaian untuk melonggarkan pernapasan
  • Segera basuh muka dengan air mengalir terus menerus hingga rasa pedih hilang
  • Jika menggunakan kontak lensa mata, segera lepaskan

Apabila masih belum ada perubahan atau memperparah kondisi seperti mata terasa terbakar hingga napas sesak maka penanganan selanjutnya adalah ke Klinik atau Rumah Sakit terdekat supaya ditangani oleh tenaga medis.

error: Content is protected !!
Tanya Bidan
Hai Wanita, Yuk tanya ke Bidan Kami
Hai Moms, Sudahkah mengikuti instagram kami di @haiwanitacom dan sering membaca artikel kesehatan di www.haiwanita.com ? Jika ada yang ingin ditanyakan klik tanya bidan yaa tidak usah sungkan mumpung sekarang fitur ini masih GRATIS.