Tahukah Kamu Jika Area Intim Kewanitaan Juga Perlu di Jaga ?

Organ intim kewanitaan merupakan salah satu bagian tubuh yang memerlukan perawatan ekstra dibanding permukaan kulit lain. Faktor lembab karena keringat dan setelah BAK serta gesekan celana, menjadikan tempat tumbuh suburnya jamur dan bakteri jahat. Jika tidak menjaga kebersihan kewanitaan dengan baik dapat menyebabkan sejumlah masalah seperti gatal di area kewanitaan, timbul bau tidak sedap, hingga muncul keputihan. Ternyata masih banyak wanita yang belum mengetahui praktik menjaga kebersihan kewanitaan dengan tepat. Praktik ini harus sudah diterpakan bahkan untuk anak perempuan yang sudah mendapatkan haid pertama kali. Berikut haiwanita.com memberikan beberapa tips sederhana yang perlu kalian terapkan.

1.Pakai celana dalam dengan bahan yang dapat menyerap keringat.

Bahan katun dipercaya dapat menjaga sirkulasi udara dan menyerap keringat dengan baik. Pakailah celana dalam dari bahan katun, kenakan sesuai ukuran anda, segera beli dengan yang baru jika sudah tidak layak pakai. Ganti celana dalam minimal 2x sehari, dan apabila lembab dan basah segera ganti dengan yang kering.

2. Keringkan area kewanitaan setelah BAK/ BAB.

Salah satu faktor yang menyebabkan area kewanitaan menjadi lembab dan basah karena tidak mengeringkan kewanitaan dari air setelah BAK/BAB. Gunakan handuk khusus yang hanya dipergunakan untuk area kewanitaan saja atau tissue kering untuk menjaga kewanitaan tetap kering.

3. Cukup bersihkan area kewanitaan dengan air bersih mengalir.

Perlukah menggunakan sabun khusus area kewanitaan? Jawabannya adalah tidak perlu. Sabun dipercaya memiliki pH berbeda dengan organ intim kewanitaan yang cenderung asam pada pH 3,5—4,7. Jika sabun digunakan maka dapat membunuh flora normal yang ada pada vagina dan menyebabkan tumbuh subur bakteri dan jamur lain di vagina. Penggunaan sabun diperbolehkan jika ada indikasi medis dan direkomendasikan oleh dokter. Bilas kewanitaan dengan air bersih yang mengalir sudah cukup untuk menjaga kebersihan kewanitaan dan tetap mempraktikan tips yang telah disebutkan.

BACA JUGA :

4. Potong rambut pubis/ kemaluan dengan rutin.

Ada sebagian wanita yang risih dengan tumbuhnya rambut pubis dan ada yang tetap membiarkan rambut pubis tumbuh subur. Rambut pubis tumbuh untuk tetap menjaga kelembaban area kewanitaan dan sebagai penyaring agar jamur atau bakteri jahat tidak dengan mudah masuk vagina. Namun jika rambut tumbuh subur tanpa dirawat maka dapat menyulitkan area kewanitaan tetap kering serta bebas keringat. Ada berbagai cara wanita untuk sekedar memastikan rambut pubis tidak terlalu panjang dengan memotong rutin dan ada yang ingin menghilangkan rambut secara total. Mencukur, waxing, dan menghilangkan rambut dengan terapi sinar pasti memiliki risiko yang dihadapi, konsultasikan dengan dokter jika ingin melakukan perawatan tersebut.

5. Ganti pembalut lebih sering saat menstruasi.

Menstruasi merupakan kondisi dimana area kewanitaan menjadi lebih lembab dan sensitif. Ganti pembalut minimal 6 jam sekali, atau setidaknya 3x sehari untuk memastikan kewanitaan terjaga kebersihannya. Jika darah haid anda keluar dalam jumlah banyak maka harus lebih sering ganti pembalut.

5 Tips diatas adalah cara efektif untuk menjaga area kewanitaan supaya selalu sehat dan segar. Sebagai wanita wajib hukumnya untuk melakukannya. Selamat mencoba !!

Sumber : Bidan Taqwi Melansir dari Berbagai Sumber

error: Content is protected !!
Tanya Bidan
Hai Wanita, Yuk tanya ke Bidan Kami
Hai Moms, Sudahkah mengikuti instagram kami di @haiwanitacom dan sering membaca artikel kesehatan di www.haiwanita.com ? Jika ada yang ingin ditanyakan klik tanya bidan yaa tidak usah sungkan mumpung sekarang fitur ini masih GRATIS.