Tidak melulu Berdampak Negatif, Gadgets Juga Memiliki Dampak Positif Bagi Anak

Pada bahasan sebelumnya mengenai Pengaruh Gadgets  dalam Pengasuhan Anak, Yuk Simak dan jadilah orangtua Bijak! ada beberapa dampak mengerikan yang terjadi akibat anak terlalu sering bermain gadgets. Sebenarnya gadgets juga memiliki dampak positif bagi anak lo asalkan diawasi orang tua dengan baik. Berikut adalah dampak positif gadgets pada anak

1. Anak memiliki kemampuan motorik lebih baik

Ketika anak bermain menggunakan gadgets  keyboard/ keypad yang modern, anak melakukan gerakan sederhana di bagian otot jari, tangan, kaki, bibir, lidah, otot muka, gerakan sederhana ini dapat membantu merangsang pertumbuhan anak lebih baik, nilai plus lainnya adalah tidak ada resiko kecelakaan atau ancaman jika dibandingkan dengan bermain diluar rumah.

2. Meningkatkan kemampuan kognitif Anak

Kemampuan kognitif yakni kemampuan untuk memproses informasi, menjawab, mengingat, menghubungkan objek satu dengan yang lainnya, membuat perencanaan, menganalisa dan memecahkan masalah. Kemampuan ini berhubungan dengan memori dan bahasa. Adanya teknologi di era sekarang lebih mempermudah untuk mendapatkan permainan yang edukatif bagi anak seperti puzzle, menggambar, mewarnai objek, mengikuti gerakan melalui video, aplikasi interaktif dan banyak permainan yang dapat merangsang tumbuh kembang anak, dengan gadgets anak lebih tertarik untuk belajar lebih cepat dibandingkan dengan belajar menggunakan buku.

3. Anak lebih anteng dengan resiko yang kecil

Ketika ayah bekerja atau ibu melakukan pekerjaan rumah yang banyak mengaharuskan orangtua membutuhkan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan tanpa diganggu oleh si kecil, dan pada akhirnya membiarkan anak anteng berjam-jam menggunakan gadgets dengan pertimbangan minim resiko dibandingkan harus main diluar rumah atau di dalam rumah tanpa pengawasan dari orangtua, sehingga orangtua tidak perlu khawatir si kecil mencorat coret dinding rumah, membuat rumah berantakan, atau melakukan permainan yang berbahaya diluar rumah.

4. Gadgets sebagai guru untuk berkompetisi

Ternyata bermain dengan gadgets dapat merangsang kreativitas anak, contohnya anak melihat video tutorial ilmiah, memasak, menggambar, inovasi permainan yang aman di youtube atau lainnya dan anak menirukan tutorial tersebut bersama orangtua dirumah, membuat video sedang bernyanyi atau melakukan eksperimen dan anak mendapatkan feedback yang baik atas karyanya sehingga membuat anak terus menggali dan mencari agar dapat terus berkreasi. Banyak aplikasi yang dapat membawa pengaruh positif bagi kecerdasan dan kreativitas anak namun tetap harus dalam pengawasan orang tua.

Sedangkan dampak negatif jika anak terus menerus bermain gadgets, dampaknya sangat berbahaya, berikut adalah dampak negatif jika anak terus menerus bermain gadgets.

1. Dapat menghambat kemampuan berbicara atau berbahasa

Berbicara atau berbahasa merupakan kemampuan anak untuk berinteraksi dengan orang sekitarnya, atau anak mengekspresikan segala sesuatu dari apa yang ia dapat atau rasakan dari lingkungan sekitarnya. Tentunya kemampuan berbicara atau berbahasa ini erat kaitannya dengan tingkat kemampuan sosial, ada banyak tahapan perkembangan berbahasa yang tahapannya harus dilalui anak yakni pralinguistik dan linguistik, dengan adanya gadgets anak lebih fokus dan tertarik kepada gadgetsnya dibandingkan dengan lingkungan sekitar, tentunya hal tersebut membuat anak apatis, tidak peduli dengan sekitar, atau bahkan anak malas untuk sekedar merespon sesuatu yang ia dapat melalui panca inderanya. Jika hal tersebut dibiarkan tanpa disadari oleh orangtua maka bisa terjadi keterlambatan dalam berbicara karena kurangnya rangsangan yang diberikan.

2. Anak membutuhkan perhatian lebih

Attention Deficit Hyperactivty Disorder (ADHD) dapat terjadi pada anak dengan ketergantungan gadgets, anak mengalami kesulitan untuk mengendalikan perilaku jika mendapatkan hal yang tidak disukai yang akhinya anak merasa gelisah, mudah marah, sulit untuk fokus.

3. Minimnya kemampuan menganalisa dan memecahkan masalah

Anak dibawah lima tahun memiliki kemampuan belajar dan memahami dengan cepat, di usia ini jika anak diberikan gadgets tanpa adanya bimbingan orangtua, maka anak akan lebih banyak belajar masalah perspektif dari gadgets tanpa didiskusikan dengan orangtua sehingga anak tidak membutuhkan orangtua dalam pemecahan masalahnya, sedangkan di usia ini orangtua menjadi role model terbaik bagi anaknya. Menurut penelitian yang dilakukan di Univerversity of Washington mengemukakan bahwa sebenarnya gadgets tidak diperlukan pada masa perkembangan anak karena gadgets dapat menghambat perkembangan kognitif.

4. Gadgets dapat meningkatkan depresi pada anak

Media sosial, youtube, games online secara tidak langsung memberikan dampak yang sangat besar terhadap perkembangan cara berpikir dan berprilaku.

Terdapat korelasi dari ketidakmampuan anak untuk mengekspresikan yang ia rasakan menyebabkan anak menjadi tempramen, tidak mampu untuk mengendalikan emosi kondisi ini akan semakin buruk jika anak kecanduan gadgets 4-7 jam per hari, membuat anak merasa sendiri tidak memiliki teman.

Dampak negatif pada karakter anak mempengaruhi perkembangan otak anak karena produksi hormon dopamine yang berlebihan mengganggu kematangan fungsi prefrontal korteks yaitu mengotrol emosi, kontrol diri, tanggung jawab, pengambilan keputusan dan nilai-nilai moral lainnyamempengaruhi perkembangan otak anak karena produksi hormon dopamine yang berlebihan mengganggu kematangan fungsi prefrontal korteks yaitu mengotrol emosi, kontrol diri, tanggung jawab, pengambilan

5. Keputusan dan nilai-nilai moral lainnya

Menurut penelitian Setianingsih (2018) kecanduan gadgets dapat mempengaruhi perkembangan otak anak karena produksi hormon dopamine yang berlebihan mengganggu kematangan fungsi prefrontal korteks yakni mengontrol emosi, kontrol diri, tanggungjawab, pengambilan keputusan dan nilai-nilai moral lainnya. Anak-anak melihat video, film atau konten dewasa seperti percintaan, dunia sekolah remaja, pergaulan remaja yang bebas. Tontonan kurang mendidik, tidak ada nilai moral dan dampak yang baik bagi anak, sehingga butuh pengawasan ketat dari orangtua.

6.   Anxiety (kecemasan berlebihan)

Gejala anxiety adalah gelisah, sulit tidur, jantung berdebar, keringat dingin, mual. Gejala tersebut membuat anak sulit untuk beradaptasi dengan orang baru, bersosialisasi dengan orang sekitar. Anak akan marah ketika tidak diberikan gadgets, hal ini menjadi masa yang sulit bagi orangtua menghadapi anak yang kecanduan gadgets.

7. Mempangurhi kesehatan mata

Prevalensi miopia semakin meningkat, dari tahun ke tahun, sebanyak 1,6 miliar penderita miopia dan diprediksi akan meningkat jumlahnya hingga 2,5 miliar pada tahun 2020. Menurut WHO sebanyak 43% kelainan refraksi dapat menyebabkan kebutaan (WHO, 2011), melalui peringatan World Sight Day, WHO mencanangkan tema count down 2020 mengupayakan agar penduduk dunia dapat terhindar dari masalah kebutaan dan memperolah penglihatan yang optimal. Perilaku beresiko yakni menonton screen yang terlalu dekat dan dalam waktu yang sangat lama dengan frekuensi yang sering per harinya.

Nah sudah jelas bukan apa dampak negatif dan positif yang terjadi pada anak jika menggunakan gadgets, sebetulnya gadgets ini bisa berdampak luar biasa jika tetap dalam bimbingan dan aturan orangtua begitupun sebaliknya gadgets dapat membawa dampak buruk bagi fisik dan psikis anak.

Sumber :

  • Sundus. Journal Of Depression and Anxiety. 2018. Volume 7:1. Departement Of Computer Sience, Lahore, Garisson. University Lahore. ISSN: 2167-1044
  • Musiana. Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Myopia Pada Anak Usia Sekolah, Volume 15:1. Jurnal Kepererawatan Sai Betik .2019. ISSN 1907-035
  • Setianingsih. Dampak Penggunaan Gadgets pada Anak Usia Prasekolah Dapat Menyebabkan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas, Volume 16:2. Klaten, 2018.
  • Nurmasari. Hubungan Intensitas Penggunaan Gadgets dengan Keterlambatan perkembangan pada aspek bicara dan bahas pada balita di Kelurahan Tambakrejo Surabaya. Universitas Airlangga, 2016.
  • Jadhao Pranoti. To Identify The Risk Factors Leading To Intiation of Gadgets Use In Early Childhood an Observational study in Tertiary Care Hospital. Volume 8, Issue 2.Global Journal For Research Analysis. ISSN No 2277-8160. Aurangabad, 2019.
error: Content is protected !!
WhatsApp Tanya Bidan ?